" Angel "
thecoolboyz: ak gg tau mzti ngmg gmn . .
chibby_bby: Dpkir dLu
thecoolboyz: kLo km mo marah, ak trima . . cz . .
chibby_bby: jgn ngmg kLo kmu pny pmkran yg sm kaya’ Steven!
thecoolboyz: mav, Ngel . . memang itu kenyataannya . . ak sm Steven memang saingan buat ngedapetin kmu . .
chibby_bby: aq pgn km nganggep aq sm ky km nganggep meme, arqa, xm tmen2 cwemu yg laen. temen. ga lbi. aq kecewa sm km !
thecoolboyz: Angel . .
chibby_bby is offline now.
Semua seakan berakhir seiring dengan berakhirnya chat itu. Aku pikir udah cukup muak dan lelah dengan semua nasib buruk yang menimpaku di hari itu, Sabtu, 12 Desember 2009. Di sekolah HP-ku di sita guru BK waktu pulang sekolah sewaktu dalam perjalanan ke mall motor yang aku naiki mogok di tengah perjalanan, dan ditambah lagi satu masalah baru ini. Aku Rendra, anak kelas X SBI 1 SMA Widya Karma Jaya, yep . . SMA yang termasuk di jajaran ngetop di kota ini. Sedangkan Angel masih kelas IX di SMP Stella Maris. Sekarang aku enggak tau mesti gimana lagi buat masalah yang satu ini. Aku dan dia memang udah deket banget semenjak kita berkenalan dan bertemu buat yang pertama kalinya sekitar dua tahun yang lalu. Sampai sekitar satu tahun yang lalu dia bercerita kepadaku kalau dia pernah suka denganku saat di awal kedekatan kita.
Ini bukan kali pertamanya aku bermasalah dengan Angel enggak tau deh ini udah yang keberapa, soalnya udah enggak bisa keitung sih.
***
Untung aku masih ada satu HP lagi di rumah, jadi bukan jadi soal kalau HP-ku disita guru BK. Ku ambil HP itu dan aku mulai mengetik sebuah SMS . .
“To: Angel <+6285647113xxx>
Angel ? mav’in ak . . ak mungkin uda sLh ngertiin kdekatan kita sLma ini . . tp memang ini yg terjadi ngel . . mungkin km gg bz nerimanya buat saat ini . . mav ngel . . L.U”
Detik demi detik, menit demi menit, hingga berjam-jam aku tunggu balasan darinya . . tapi nihil. Tetep aja enggak ada balasan darinya.
Tiga hari pun berlalu, HP-ku yang disita udah balik padaku lagi. Tanpa aku pikir panjang langsung aku nyalain itu HP dari tidurnya. Dan ada belasan SMS yang masuk, termasuk ada dari Angel . .
“From: Angel <+6285647113xxx>
Bsk selasa aq ajak mkn pizza d PizzaRondz mau ?”
SMS itu sengaja enggak aku bales ataupun aku gubris sedikitpun karena memang aku sudah melewatkannya. Dalam pikiranku saat itu hanyalah DIA UDAH MAAFIN AKU !!
***
Saat hari Rabu, aku milih buat pulang lebih awal karena memang enggak ada kerjaan di sekolah dan itu sah-sah saja menurut pihak sekolah. Aku langsung melesat ke sekolahnya dengan motorku, kupacu secepatnya agar aku bisa segera sampai di sana. Aku lihat jam tanganku, masih jam sebelas ternyata, dan itu berarti masih dua jam lagi buat menunggu dia pulang.
“Ah daripada duduk bengong disini 2 jam nyuciin motor aja ah . .” ucapku sambil melihat motorku yang kotor.
Saat aku bersiap buat pergi, tiba-tiba dia dan teman-temannya lewat di depanku . .
“Nggak sekolah loe ?” tanya Letty, temennya Angel, kepadaku.
“Aku colut . . alias memulangkan diri lebih awal . . hehe. Abis males kaga ada kerjaan di sekolah,” jawabku santai.
“Dasar kau . .”
“Biarin . . Orang sekolahnya aja ngebolehin kok,”
“Sinting,”
“Kalo ngga gitu kan bukan aku, Let. Oh iya, Ngel, maaf ya kemarin aku ngga dateng,”
“Ah kamu, di SMS nggak di balesin terus,” jawab Angel dengan nada agak kesal kepadaku.
“Iya maaf, HP-ku baru balik kemaren sih. Jadi, aku terima infonya udah telat. Hehe,”
“Sambung ntar pulang lagi aja ya. Udah ditungguin buat jatah foto buat ijazah nih,” katanya sambil melenggang pergi menjauh.
“Oke,” kataku sambil menstater motor dan bersiap buat pergi.
Dua jam akhirnya berlalu. Aku tunggu dia di depan gerbang sekolahnya. Setelah agak lama menunggunya akhirnya dia muncul juga.
“Hei . .”
“Hmm . .” kujawab sapaannya dengan gumaman pendek.
“Udah ya, lupain yang kemaren Sabtu itu . .” pintanya padaku.
“Iya,” jawabku singkat.
Kemudian kami berdua pun terdiam.
“Aku anter pulang mau ? Itung-itung permintaan maafku gara-gara kemaren aku nggak dateng,”
Dia membalas pertanyaanku itu hanya dengan anggukan pendek.
Kamipun pulang. Melesat membelah ramainya jalanan, menatap jauh kedepan, dan meninggalkan apa yang sudah terjadi . . . jauh-jauh dibelakang kami !

0 comments:
Posting Komentar